RUBRIK

Di HANA ini, penamaan rubrik menggunakan istilah-istilah yang diusahakan berasal dari Bahasa Jawa. Isilah maupun kandungannya bisa berubah menurut relevansinya dengan situasi perjalanan kita bersama. Anda juga boleh mengusulkan rubrik baru atau revisi atas rubrik yang sudah ada. Kirimkan saran dan tulisan anda ke hanaksara@gmail.com.
Adapun rubrik-rubrik yang ada hingga sekarang ini adalah:

CARAKA
Caraka berarti utusan. Utusan selalu membawa pesan tertentu. Di jagad pewayangan, yang merupakan penggambaran hidup di dalam masyarakat, diungkapkan berbagai macam tampilan gagasan, ajaran, pendapat, dan lain sebagainya.
Di rubrik CARAKA ini, kita, anda dan saya, kalian dan kami, dapat saling menyampaikan gagasan, pendapat, paham, terutama yang konteksnya lokal, kini, di sini.

SADANA
Sadana berarti harta atau kekayaan. 
Di pakeliran-wayang, dikisahkan Dewi Sri dan adiknya Raden Sadana dikutuk oleh ayahnya, Prabu Mahapunggung, menjadi ular sawah dan burung Sriti. Keduanya terbebaskan (ter-ruwat) dari kutukan setelah ular sawah itu melindungi seorang bayi titisan seorang Dewi. 
Dewi Sri dijadikan dewi kesuburan, Raden Sadana dijadikan dewa sandang. Dewa Sadana adalah dewa kekayaan.
Di rubrik SADANA ini, kekayaan budaya lokal (Jawa khususnya dan Indonesia umumnya) digali, diurai (Jawa: diudhar), juga didiskusikan, desiminasi, dan dijalani. Kekayaan yang memperkaya hidup bangsa juga warga dunia, sehingga niat dan tekat “memayu hayuning bawana,” hidup rukun-ramah, damai-sejahtera semakin mewujud nyata.

WACANA
Dalam jagad pewayangan, yang merupakan penggambaran hidup senyatanya, wacana itu sangat dominan. Wacana – yang artinya percakapan, ujaran, kata – di pewayangan ditampilkan dalam percakapan antar tokoh yang berbeda-beda tonasinya (disebut antawacana), pengungkapan kenyataan (disebut janturan), pengungkapan suasana (disebut pocapan).
Di rubrik WACANA ini, kita, anda dan saya, kalian dan kami, dapat saling berbagi cerita keseharian apa saja, atau berbagi refleksi, paham dan keyakinan yang dihidupi atau dijalani.

WANGKAWA
Dalam Bahasa Sanskerta, kata ini berarti pelangi. Sebagaimana pelangi itu memendarkan bermacam-macam warna, di rubrik WANGKAWA ini, kita, anda dan saya, kalian dan kami, dapat berbagi karya sastra, puisi, resensi film, resensi buku, penggalan ujaran (quotation), karya seni juga, seperti halnya foto, gambar, dsb.

-pustaka
-puisi
-fiksi
-sinema

Adalah rubrik yang meneruskan berita-berita kegiatan seni, pendidikan, pemikiran, diskusi, seminar yang bisa menjadi pertimbangan untuk diikuti.