chandraditya


beberapa hari yang lalu umat buddhis seluruh dunia memperingati tiga hari suci yang serempak diselenggarakan dalam satu momen, ketika bulan purnama. ketiga hari suci itu adalah lahir, menerima pencerahan, dan wafat sang buddha siddharta gottama.
bulan purnama, adalah momen ketika posisi bulan berada dalam jarak dekat dengan bumi, dan memperilhatkan keelokannya: cemerlang menerangi malam. orang jawa ketika melihat bulan sedang purnama, akan mengatakan terangnya seperti siang hari: padhange kaya rina.
bila bulan menerangi malam, ia menampilkan terang yang berbeda dari matahari, yang menjadi sumber terang di siang hari [bahkan, lihatlah, orang menamainya sebagai mata(nya) hari]
matahari itu perkasa. powerfull. sedangkan bulan itu lembut.
berbeda dari bulan yang terangnya lembut, matahari itu tajam, keras, membuat kontras bayang-bayang, memisahkan waktu, mendikte kegiatan orang, binatang dan tetumbuhan. matahari pagi itu dicari oleh orang yang bangun tidur, disambut oleh kokok ayam, dihadang oleh lembaran daun-daun yang mendamba diolah nutrisi yang mengaliri pori-porinya. bahkan, bangunan-bangunan dan kota-kota seluruh dunia orientasinya mencari jalur perjalanan matahari tiap hari.
bulan dan matahari, dua benda langit ini bergantian mengisi waktu: malam dan siang. chandra [bulan] dan raditya [matahari] itu seolah berkejaran tanpa pernah bertemu. mereka berdua punya tugas sendiri-sendiri dalam waktu. memberi terang dan harapan secara bergantian di siang dan malam pada segala makhluk di bumi.
iya, bhumi. ibu dari segala yang hidup di bulatan dunia ini: planet yang seolah menjadi tumpuan tugas kedua benda langit. chandra dan raditya itu seolah hanya ada demi kehidupan yang berlangsung di bumi.
tidak heran bila moyang orang jawa memuliakan chandra dan raditya. keduanya dilambangkan sebagai kisah panji: dewi chandrakirana dan hino kertapati yang saling merindu namun tidak pernah bertemu.
chandra dan raditya -chandraditya - adalah sumber orientasi hidup segala makhluk di bumi. kita bersyukur pada tuhan karena boleh belajar pada dua makhluk yang mengasihi bumi dengan sinarnya ini.

Komentar