Ragi



Ragi itu mengubah gula menjadi gas karbondioksida. Maka adonan roti membutuhkan ragi untuk dapat mengembang. Ketika gula sudah berubah menjadi gas, maka tidak bisa kembali lagi ke bentuk semula. Gula tidak lagi padat, tapi telah menjadi gas.

Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan Herodes!

Yesus mengingatkan kepada para murid untuk berhati-hati terhadap ragi orang Farisi dan Herodes. Maksudnya adalah orang Farisi dan Herodes itu memiliki sifat yang berbahaya dan bisa menular. Orang Farisi itu digambarkan kelompok yang munafik terhadap ajaran Yahudi, sedangkan Herodes adalah raja yang selalu menyimpan kebencian. Mereka menyebar “ragi” yang berbahaya di tengah umat Yahudi. Dengan kekuasaan yang mereka miliki, orang Farisi kekuasaan agama dan Herodes kekuasaan politik, gampang saja mereka melakukan propaganda di tengah masyarakat. Oleh karenanya Yesus mengatakan berjaga-jagalah dan awaslah!

Ragi kemunafikan dan kebencian pun menjalar sampai ke jaman ini dan telah ada di sekitar kita! Mereka yang menutup kebusukan hati dengan pura-pura taat dalam agama sebenarnya telah terinveksi “ragi Farisi”. Sedangkan mereka yang senang menyimpan kesalahan orang lain dan membencinya sampai mati telah terinveksi “ragi Herodes”. Terlebih di tahun politik ini ragi Farisi dan Herodes menyebar dengan sangat cepat dengan kekuasaan agama dan politik! Hanya dengan amplop berisi lima puluh ribuan dan iming-iming masuk surga disambut bidadari saja, ragi itu bisa dengan cepat menyebar! Ragi itu dengan cepatnya merusak kerukunan, persahabatan, dan persatuan. Maka dari itu, berjaga-jaga dan awaslah!


(bacaan harian : Markus 8 : 14 - 21)

Komentar