mudik sebagai arus balik


menyeberang jalan wonosari semakin sulit hari-hari ini.
kepadatan semakin tinggi, jenis kendaraan yang lewat semakin beragam bentuk, ukuran dan kecepatan sehingga sebagai penduduk sana saya malah kerepotan bila hendak keluar dan masuk perumahan.

rupanya arus mudik sedang berlangsung. berangsur-angsur datang dari kota besar, dan seperti air sungai yang berbalik arah, arusnya merasuk ke cabang-cabang di hulu yang lebih kecil.

udik, atau tempat-tempat terpencil yang selama hari-hari biasa sepi ditinggal penghuni, sekarang berangsur memadat diisi kembali orang-orang yang pulang.

arus balik itu arus yang tidak normal.
yang normal adalah dari udik ke hilir. dari udik ke muara.
itulah arus dunia produksi.

tapi hari-hari ini arus itu berbalik: dari hilir mudik.
ini arusnya orang-orang yang sedang berefleksi.
kembali ke asal. mengukur perjalanan sudah sejauh mana ia mengalir.

perjalanan hidup memang aneh: hilir mudik, kerja-refleksi.

--
anto