BERIMAN

Beriman itu apa ta?
percaya!
percaya itu apa ta?
meng-iya-kan!
meng-iya-kan itu bagaimana ta?
meng-iya-kan yang dikatakan dan dilakukan oleh yang dipercaya itu. Apa pun, segalanya, dan semuanya di-iya-kan. Tidak hanya memilih yang aku suka dan menolak yang aku tidak suka. Meskipun perintah yang kupercaya itu berat dan sulit, tetapi tetap saja ku-iya-kan, maka juga kujalani.
Sang Guru ditolak di desanya, maka tidak ada yang bisa dilakukan di desanya itu. Di desa lain, Sang Guru diterima, perintahnya di-iya-kan, meskipun seolah-olah perintah Sang Guru itu tidak masuk akal. Namun, karena perintahnya itu di-iya-kan, maka perintahnya itu menjadi kenyataan. Itulah mujizat. IYA, IYES