UCAPAN SELAMAT IDUL FITRI

Sejak masih kecil, meskipun saya beragama Kristen, saya selalu menyampaikan ucapan selamat idul fitri kepada saudara-saudara Muslim. Keluarga saya juga banyak yang beragama Islam. Di kota tempat tinggal sekarang pun saya selalu mendatangi tetangga, kenalan, juga kyai, tokoh-tokok Muslim yang saya kenal untuk menyampaikan ucapan selamat idul fitri. Saya mengabaikan mereka membalas dengan memberi ucapan selamat natal kepada saya atau tidak. Niat saya adalah menyampaikan ucapan selamat kepada mereka yang telah berhasil dalam berupasa, menang melawan hawa nafsu sendir. Oleh sebab itu mereka membalas atau tidak itu bukan urusan saya. Ada yang di hari Natal memang sengaja datang ke pondok MARDIKA untuk menyampaikan selamat hari natal, ada pula yang tidak. 
Akan tetapi ada pula yang tidak mau menerima ucapan selamat idul fitri. Alasannya, yang mengucapkan dan yang menerima ucapan itu hanya mereka yang sholat id. Setelah itu tidak perlu ada ucapan selamat. Kepada yang berpaham demikian ya saya tidak memaksa memberikan ucapan selamat idul fitri. ha wong begitu paham dan keyakinannya. Yang saya beri ucapan selamat idul fitri ya mereka yang mau menerima saja. Saya sampaikan dengan niat tulus.
Jadi, seperti biasanya, mulai besok pagi saya akan mengulurkan tangan sambil berucap "selamat idul fitri, selamat atas kemenangan dalam perang besar melawan diri"

Ki Atma