Menguak Misteri Argo Dwipangga

Argo Dwipangga adalah nama kereta jurusan Solo-Jakarta. Mengapa namanya Argo Dwipangga dan bukan Argo Mursito?


Tentu pihak PT KAI tidak sembarang memberi nama. Argo yang berarti gunung memang banyak dipakai. Selain Argo Dwipangga, ada Argo Lawu, Argo Bromo, Argo Muria, Argo Wilis, dan seterusnya. PT KAI mungkin ingin menghormati keberadaan gunung-gunung di pulau Jawa itu. Mengingat, jalur kereta api sering melintasi daerah di sekitar gunung-gunung itu berada.


Kembali ke KA Argo Dwipangga. Mengapa Argo Dwipangga dan bukan Argo Mursito? Baik dwipangga maupun mursito tidak bermakna nama gunung. Mungkin saja keduanya punya hubungan. Bagi yang penasaran silahkan simak keterangan berikut.
Nama Dwipangga diambil dari nama seekor gajah yang menjadi kendaraan Dewa Indra. Gajah tersebut merupakan tunggangan yang setia dan mampu melindungi penunggangnya dalam berbagai kondisi.


Tidak heran bila Dewa Indra begitu sayang kepada Dwipangga. Apalagi, sang dwipangga disebut juga hesti sebagai nama lain selain liman. Apakah PT KAI menyadari hal ini? Bahwa dwipangga bisa disebut juga hesti atau liman? Masalahnya, mengapa PT KAI tidak memilih nama Argo Hesti atau Argo Liman?


Jujur, beta tidak mampu memecahkan misteri ini. Untuk menjawab  mengapa bukan Argo Mursito saja tak mampu, apalagi Argo Hesti. Mungkin beta perlu diskusi dengan PT KAI. |seti