PERKOSAAN


Penanaman, penyemaian, penumbuh-kembangan nilai-nilai luhur, budi pekerti luhur, oleh keluarga adalah jawaban mendasar masalah perkosaan, bukan sekedar menghukum seberat-beratnya pelaku perkosaan.

 

Yuyun diperkosa dan dibunuh secara sadis. Yuyun bukan yang pertama. Yuyun bukan satu-satunya. Ada banyak gadis diperkosa. Ada banyak anak diperkosa. Lalu bermunculan usul bentuk hukuman sebagai balasan setimpal atas tindak tidak bermoral itu. Ada yang usul agar pemerkosa anak dihukum mati saja. Ada yang usul dikebiri saja. Ada rencana dilahirkan perpres sebagai payung hukum agar pemerkosa dihukum seberat-beratnya.

 

Apakah kalau pemerkosa dihukum berat, bahkan dikebiri, akan berakibat tidak ada perkosaan lagi? Mungkin ini bukan pertanyaan, atau pertanyaan konyol. Saya memang meragukan kalau tidak akan ada tindak perkosaan lagi apabila pemerkosa dihukum seberat-beratnya. La wong hukuman terhadap bandar narkoba itu sudah seberat-beratnya to, dihukum mati, tetapi perdagangan narkoba masih saja terus berlanjut bahkan semakin marak.

 

Mengiringi pembuatan undang-undang atau hukum  untuk menjatuhkan sanksi berat kepada pelaku perkosaan, layak dilakukan usaha lebih serius untuk mengatasi masalah moralitas itu. yaitu usaha lebih serius menanamkan nilai-nilai luhur atau budi luhur, seperti halnya cinta sesama, tepa slira, welas-asih, dsb.

 

Peran keluarga sungguh sangat menentukan dalam penanaman nilai-nilai luhur atau pembentukan budi pekerti luhur. Tentu saja teladan atau contoh adalah cara paling tepat penanaman nilai-nilai luhur atau budi pekerti luhur itu. Di samping itu, teladan atau contoh hidup yang diwarnai nilai-nilai luhur para kaum elite tentu juga menjadi penentu. Kalau petinggi Negara baik di legislatif, eksekutif maupun yudikatif cenderung mengumbar nafsu seks sulit diharapkan anak-anak bangsa tidak tertulari penyakit pikiran kotor demikian itu. Mereka yang cenderung mengumbar nafsu seks dan punya uang dapat melampiaskan nafsunya dengan membeli tubuh wanita berapa pun harganya (itulah penyebab selebriti sambil psk terjadi). Mereka yang cenderung mengumbar nafsu seks tertapi tidak punya uang akan melampiaskan nafsunya dengan memperkosa, mungkin sesama manusia, mungkin bukan manusia (binatang).

 

 

 

Ki Atma