kraton



bersyukurlah bahwa banyak sekali teks dalam bahasa belanda, tentang kraton jawa, sudah 'keluar dari kungkungan' dan bisa terbaca dalam bahasa pergaulan dunia: english.

buku ini merupakah kumpulan esai yang disunting dan diterjemahkan oleh orang yang punya kompetensi di bidang sastra jawa, setelah pater zoetmulder sj. yakni: stuart robson.

pak stuart kita kenal karena berhasil menyajikan versi lain terjemahan 'negarakretagama' yang diberi judul yang lebih mendekati maksud asli kisah yang ditulisnya: desawarnana. banyak orang bersepakat bahwa terjemahan desawarnana ini yang paling baik dan paling mendekati aslinya dalam bahasa jawa kuna.

kembali ke 'kraton', di sini dapat dijumpai artikel-artikel referensial tentang kraton surakarta dan yogyakarta. secara khusus dari majalah yang didirikan oleh java instituut, yakni DJAWA.
di sana nyatalah bahwa pada peralihan abad XIX-XX kedua karaton itu ternyata sudah terbuka di mata publik, sudah dapat dimasuki oleh publik. dan sudah dapat diketahui ruang-ruang dalamnya, paling tidak oleh para pelanggan berkala di mana artikel-artikel ini semula berasal.

di mata pelanggan berkala-berkala itu, kraton sudah 'obyektif', sudah bisa dianalisis dengan lebih bebas dari mistisisme yang melingkupinya selama ini. kadar mistisisme itu menguap di permukaan halaman-halaman berkala ini, di mata para inteltual sejaman. dan sebaliknya, tetap terpelihara di kalangan rakyat biasa, rakyat kebanyakan.

jadi, pendidikan dan pengetahuan memang punya kuasa!