Bahasa Cinta


Terms of Endearment (diproduksi tahun 1983) adalah film tentang bahasa cinta di dalam keluarga. Film ini berkisah tentang Aurora yang tidak menyetujui putri semata wayangnya, Emma, menikah dengan seorang pemuda bernama Flap. Aurora pun memutuskan untuk tidak datang saat pernikahan putrinya. Emma dan Flap kemudian pindah ke Iowa dan meninggalkan Aurora sendirian di Houston. Konflik pun terjadi di sepanjang film, baik apa yang dialami Emma dengan keluarga barunya serta Aurora yang mengalami masa puber kedua. Emma dan Flap dianugerahi tiga orang anak. Saat mereka kesulitan dalam hal ekonomi, Aurora tidak mau membantu karena masih tidak bisa menerima Flap sebagai menantunya.

Pada saat Flap mendapatkan pekerjaan yang tetap, Emma justru divonis terserang kanker payudara. Di sinilah Aurora mulai luluh. Naluri keibuan Aurora pun muncul. Ia kemudian mau mendampingi putrinya yang sedang sakit. Di saat yang bersamaan ia pun mau tidak mau harus menerima kehadiran Flap. Film ini berakhir dengan kematian Emma karena penyakitnya yang sudah ganas. Tapi justru dengan kematian Emma itulah, Aurora mau membuka diri dan menerima Flap di dalam kehidupan keluarganya.

Bahasa Cinta. Itulah frase yang memiliki “rasa” yang sama dengan judul Terms of Endearment. Kehidupan itu memang tak selamanya indah. Relasi dalam kehidupan itu ada kalanya dijumpai penolakan, pengkhianatan, cemburu, rindu, kehilangan, kecewa, dan masih banyak rasa yang lain. Akan tetapi dengan adanya bahasa cinta, apa yang kita lihat buruk dari orang lain akan berubah menjadi keindahan. Bahasa cinta menuntun kita untuk berdamai dengan orang lain dan juga diri kita sendiri.

Penolakan Aurora terhadap Flap yang berlangsung puluhan tahun, akhirnya dapat luluh ketika orang yang mereka cintai sakit dan akhirnya meninggal. Inilah bahasa cinta yang terwujud dalam kehidupan. Ada kalanya Tuhan menggunakan peristiwa yang menyedihkan untuk mempersatukan. Terkadang bahkan harus ada yang dikorbankan untuk menciptakan damai sejahtera. Bahasa cinta itu adalah milik Tuhan. Kita harus terus belajar akan bahasa cinta untuk menyemaikan damai sejahtera di dalam kehidupan.


Ajarilah kami, bahasa cintaMu, agar kami dekat padaMu ya Tuhanku.... (dpp)