saya ingat


saya belum lupa.
tahun enampuluh lima, saya belum bersekolah.
tinggal di surakarta.

saya juga belum lupa, 
pernah dimarahi ayah, karena ikut-ikut teman menggambar palu arit di dinding luar rumah dengan arang dari anglo dapur. saya cuma melongo saja ketika dimarahi itu, baru beberapa hari kemudian saya tahu bahwa gambar itu tidak boleh dibuat. dilarang.
demikian pula foto-foto bung karno di rumah juga dibakar ayah. ada buku 'di bawah mendera revolusi' dua jilid tetap disimpan dan dibawa pakdhe mengungsi.
buku-buku lain disembunyikan di bawah 'longan'. aman hingga sekarang jadi bagian koleksi buku saya. sebagai kenangan, saya selalu menerakan gambar bintang perjuangan di tiap buku koleksi saya.

saya ingat.
lima puluh tahun lalu situasinya simpang siur. tetangga di turisari dicidhuk. saudara-saudara di sragen juga pada cemas. sama seperti keluarga kami, mereka pengikut setia bung karno dan tumbuh dalam pandangan politik lewat mendengar pidato-pidato politik beliau.

orang tua saya bukan warga gereja.
tapi mereka menyekolahkan anaknya di sekolah-sekolah kristen. hingga saya dan adik-adik mengaku iman kristen sampai dewasa.
mengingat itu, 
saya hormat pada kedua orangtua saya yang sanggup keluar dari situasi sulit tahun enam puluh lima. beragama bisa mengerikan.

saya ingat, di suatu kesempatan,
ketika beliau mengantar saya kuliah di itb bandung. kebetulan ada demo mahasiswa melawan penguasa waktu itu. saya ikut nimbrung di sana.
beliau senang sambil cemas, karena mendengar omongan saya yang berlagak tahu tentang politik...

"berhati-hatilah dengan omonganmu... banyak orang yang bisa hilang kemanusiaannya karena beda pandangan politik. bahkan, dulu ketika kamu kecil, orang-orang beragama pun tidak kalah kejamnya di banding mereka yang tidak beragama"

saya ingat,
seharusnya hari-hari ini saya memperingati ulang tahun bapak. tapi saya tidak lupa pesannya: "bahkan orang beragama pun kejamnya tidak kalah dari mereka yang tidak beragama"

selamat berulang tahun bapak.
kami mengenangmu.
in paradisum deducant te angeli...in tuo adventu suscipiant te martyres
--
anto