ngantuk

penelitian medik memperlihatkan bahwa otak dan tubuh yang cukup tidur itu lebih produktif katimbang otak dan tubuh yang dipaksa kerja terus menerus.
tapi tidur itu bukan hanya urusan medik. itu juga kultural. 
orang jawa bisa tidur di mana pun dan rumah jawa tidak mengenal ruang khusus yang disebut kamar/ ruang tidur. mereka bisa tidur di mana saja. 
juga di gereja.
majalahnya adalah paham modern sekarang ini mengajarkan agar orang melakukan kegiatan tertentu dii tempat tertentu pula. tiap kegiatan punya tempatnya sendiri agar berlangsung dengan baik.
ini suatu paham baru.
bukan asli pengalaman real.

di gereja tadi saya lihat ada banyak orang tidur. 
dari anak- anak hingga orang dewasa dan pemuda.
saya tidak tahu apa sebabnya. tapi tidur bukan pada waktunya dan bukan pula pada tempatnya akan terkena sanksi sosial untuk menertibkannya. 
padahal mereka tidur ini tadi mungkin demi kesehatannya, sayang kalau harus dibangunkan seraya jadi bahan olok-olokan.

mahatmanto