let's eat... mangga dhahar...



Let’s Eat adalah sebuah drama seri Korea produksi tahun 2011 (season 1) dan 2015 (season 2-nya) yang sangat ringan ceritanya tetapi mampu menghipnotis pemirsanya untuk terus makan dan makan. Ceritanya terjalin dari pemasalahan-permasalahan yang muncul di lingkup sebuah apartemen. Lee Soo Kyung, seorang gadis 33 tahun tinggal sendirian di sebuah apartemen. Di apartemen itu ia bertetangga dengan Koo Dae Young, seorang pria yang sangat menyebalkan. Mereka seringkali bertengkar meributkan banyak hal. Tapi dibalik ketidak cocokan mereka, ternyata mereka sama-sama penggila kuliner. Berbagai konflik yang muncul di drama ini pastilah berujung dengan sebuah penyelesaian : makan bersama! Berbagai hidangan lazis pun tersaji di setiap episodenya yang tentu membuat pemirsa begitu tersiksa dengan godaan kuliner menggiurkan. Ketika makan bersama seolah masalah seberat apapun terlupakan. Makan bersama adalah mediator yang ulung!

Di Alkitab pun tradisi makan bersama menjadi tradisi yang sangatlah penting. Makan bersama keluarga dalam tradisi Paskah Perjanjian Lama, misalnya. Betapa lazisnya jika kita membayangkan tradisi keluarga Israel pada masa itu di mana hidangan utamanya adalah daging anak domba yang dibakar dan disantap bersama-sama. Betapa harum dan nikmat daging domba itu.... Demikian pula kisah bagaimana Yesus memberi makan lima ribu orang dengan lima roti dan dua ikan. Wow... betapa nikmatnya suasana pada waktu itu. Roti yang dipecah-pecah dimakan bersama ikan yang dibakar bersama-sama buanyak orang.

Let’s eat! Mangga dhahar! Makan bersama bukan hanya masalah perut, tetapi juga masalah hati. Bahkan juga masalah iman! Solusi sebuah masalah itu bukan hanya rapat dan sidang, tapi yang lebih penting dari itu, makan!! (dpp)