KOTBAH PEMAKAMAN


Memimpin upacara penguburan di malam yang gelap dan tanah becek licin, aku menyampaikan kotbah.
Bapak-bapak dan ibu-ibu semua yang melayat beragama Islam to. Islam itu berarti menyerah, tunduk, patuh, setia kepada Allah. Nah, saya juga menyerah, tunduk, patuh, setia kepada Allah. Jadi saya juga islam meskipun di kolom agama ktp saya tertulis kristen. Demikian juga, yang dimaknai murid atau pengikut Yesus. Yesus itu identik dengan cinta-kasih, welas-asih. Siapa pun yang menjalani hidup cinta-kasih, welas-asih layak disebut murid atau pengikut Yesus. Di wayang ada kisah Bambang Ekalaya, yang sangat ahli memanah. ia berguru kepada Dahnyang Drona. Padahal Drona tidak pernah merasa memiliki murid Ekalaya. Iya, sebab Ekalaya belajar memanah sendiri tetapi di dekatnya dia membuat patung Dahnyang Drona. Setiap berlatih memanah ia seolah diberi petunjuk Drona. Murid atau pengikut itu bukan soal secara fisik atau resmi menjadi murid, tetapi menjalani laku yang sama dengan sang guru.
mari kita saling meningkatkan diri sebagai islam, berserah, patuh, setia kepada Allah dan menjadi murid Yesus, pengikut Sang cinta-kasih, welas-asih. bukan tentang beragama apa, tetapi praktek hidup nyata.


(di batinku aku berucap:ngerti napa mboten nggih mpun ngoten mawon)

Ki Atma
pondok MARDIKA