Descendants of the Sun


Di tengah maraknya sinetron-sinetron Turki dan India yang meraup antusiasme dari kaum ibu-ibu, perempuan-perempuan muda justru jatuh hati pada drama Korea. Siapa sih yang tidak terhipnotis dengan pesona Captain Yoo Si Jin yang diperankan oleh Song Joong Ki oppa? (Sarangheyo oppa ♥♥♥,,, *ehsalahfokus..hihi).



Seperti drama Korea pada umumnya, Descendants of The Sun mengisahkan dua tokoh utama yang berjuang dalam relasi cintanya. Satu persatu persoalan muncul dan menjadi tantangan bagi relasi di antara mereka. Tuntutan profesi yang jauh berbeda antara seorang prajurit dan seorang dokter, membuat mereka berkali-kali memikirkan ulang relasi cinta yang sedang dijalin. Persoalan-persoalan yang sesungguhnya lazim dialami oleh pasangan-pasangan muda dikemas dengan manis dan romantis. Trust issue maupun lack of quality time menjadi konsekuensi dari panggilan profesi mereka. Berulang kali, cinta mereka diuji, ditempa, dan dibenturkan dengan berbagai hal yang tidak terduga. Namun, dalam alur kisahnya, apapun yang mereka hadapi, mereka berjuang bersama. Mereka saling percaya bahwa bersama ia yang dikasihi, semuanya bisa terlewati.

“Being unwanted, unloved, uncared for, forgotten by everybody,


I think that is a much greater hunger, a much greater poverty


than the person who has nothing to eat.”


Mother Teresa


Bukankah manusia dalam hidupnya pun demikian? Bersama dengan Ia dan ia yang kita kasihi, semua terasa mampu dilalui. Badai belum tentu berlalu, namun berada bersama orang-orang yang mengasihi kita, membuat kita jauh lebih tegar menghadapi berbagai persoalan hidup. Maka hadirlah bagi mereka yang mengasihimu, berjuanglah bersama mereka, karena persoalan terberat dalam hidup manusia bukanlah ketika ia harus menghadapi ribuan tantangan di hadapannya, melainkan ketika ia merasa ditinggalkan walau tanpa persoalan!

[Betha