Dancuk




Baru saja Lin Dan menjuarai All England. Gelaran super series yang sarat gengsi. Sudah enam gelar juara direngkuh pemegang dua emas olimpiade cabang bulutangkis ini. Juara All England adalah dambaan hampir semua pebulutangkis dunia. Pemain hebat tanpa gelar All England hanya didera rasa penasaran. Dan, itulah yang dialami Icuk Sugiarto, legenda bulutangkis Indonesia.

Icuk Sugiarto




Sepanjang karier, prestasi terbaik di All England adalah runner-up pada 1987. Hal yang tentu membuat Icuk sangat geregetan. Betapa tidak, saat itu dia adalah pemegang juara dunia 1986. Namun demikian, satu yang tidak boleh dilupa, Icuk tetaplah legenda.

Mengapa, baik Lin Dan maupun Icuk, keduanya memiliki kecemerlangan prestasi di bulutangkis? Ada satu hal yang oleh keduanya sama sekali tidak disadari. Apa itu?

Tak lain adalah doa arek-arek Suroboyo. Seperti kita semua mahfum, bahwa arek-arek Suroboyo memiliki satu kata ampuh: 'dancuk'. Betapa seringnya kata tersebut terdengar nyaring. Betapa kerapnya kata tersebut terucap. Baik itu dengan emosi meninggi, maupun sarat logika.

Luar biasa, dancuk telah membawa keberkahan di dunia bulutangkis. Baik untuk Lin Dan maupun Icuk. Benar-benar ndak nyana. Lin Dan dan Icuk, cen dancuk tenan kok. |seti