Cerita Cinta

Ada apa dengan cinta? Cinta punya banyak cerita. Terutama tentang mukjizat-Nya. Dan, benarlah kata suatu nyanyian. Tiap kali mengulangi cerita cinta, akan bertambah-tambah manisnya. Itulah cerita cinta hari ini, Minggu 24 April 2016. Disampaikan Pdt. Yahya Tirta Prewita lewat homilinya.


Homili diawali dengan kesaksian tentang daya sakti cinta Ilahi yang dialami. Sembuh dari sakit gagal ginjal, dari seorang pasien yang wajib hemodialisa dua kali seminggu. "Bila saya dapat berdiri di sini, itu adalah mukjizat cinta yang mengalir seperti aliran air kehidupan", demikian Pak Yahya bersaksi yang aslinya dalam bahasa Jawa.


"Dan, dari Ngentakrejo juga aliran cinta itu mengalir melalui doa-doa yang dipersembahkan. Bahkan, seperti diceritakan dalam buku jurnal pasien gagal ginjal, cinta itu juga diberikan anak-anak sekolah minggu yang mencari bekicot bersama Pdt.Setiyadi..."


Sudah berulang kali kesaksian Pak Yahya kudengar. Bahkan pernah kutulis dan kukhotbahkan juga. Anehnya, setiap kali diulangi semakin bertambah manis cerita cinta itu. Maka, jangan salahkan diri ini, bila kali ini aku tuturkan kembali. Karena aku memang suka menuturkan, sekalipun hanya lewat tulisan.


Apalagi, hari ini Pdt. Yahya Tirta Prewita memeteraikan tanda Cinta Ilahi untuk Tantra Ardhanariswara Acintyabhakti. |seti