AJINING DHIRI SAKA LATHI

AJINING DHIWI SAKA LATHI
(HARGA DIRI DITENTUKAN OLEH PERKATAAN)

Ada ungkapan atau pepatah dalam bahasa Jawa "ajining dhiri iku saka lathi" yang artinya harga diri itu ditentukan oleh perkataan. Orang layak dihormati atau tidak itu sangat ditentukan oleh perkataan yang disampaikan. Ungkapan ini berisi ajaran moral agar orang memiliki sifat jujur. Yang dikatakan bukan isyu, gosip apalagi fitnah. Akan tetapi kebenaran, kenyataan. Di samping jujur, juga konsisten. Kalau menyatakan janji pasti ditepati dan kalau memberikan keterangan, penjelasan, informasi atau kesaksian meskipun berbeda waktu dan tempat yang dikatakannya tidak berubah-ubah apalagi berkebalikan sama sekali. Dengan kata lain tidak mencla-mencle. Lagipula, keterangan, penjelasan, informasi atau kesaksian itu sungguh-sungguh benar, bukan isyu atau gosip apalagi fitnah. Sedangkan keterangan, penjelasan, informasi atau kesaksian tentang dirinya itu bukan bualan atau bohong-bohongan, melainkan sungguhan.

Ungkapan ini layak dilengkapi dengan tambahan "lan saka pakarti" sehingga selengkapnya "ajining dhiri iku saka lathi lan saka pakarti. Kehormatan diri itu mesti diusahakan dengan perkataan yang disampaikan dan juga dengan tindakan yang dilakukan. Perkataannya dapat dipercaya (Jawa: digugu) dan tindakannya dapat ditiru. Yang dilakukan adalah perbuatan baik, budi luhur.

Memang bisa terjadi juga orang yang perkataannya benar dan tindakannya mulia, justru mendapat serangan fitnah.


Ki Atma