doa dan pengharapan


pagi tadi istri saya didoakan oleh ibu-ibu penjual emping yang keliling kampung dan perumahan. entah bagaimana tiba-tiba sudah tampil di depan gebyog rumah. dan sambil agak memaksa ia menawarkan emping mlinjo yang memang produk kampung potorono. semula menolak, tapi karena nampak mengiba, istri saya lalu membelinya.
dan nampaklah suka cita si ibu di wajahnya. lalu ia pegangi tangan istriku lama sambil mendoakan agar berlimpah rejeki dan macam-macam doa lagi yang entah seperti apa, aku kurang mendengarnya.
doa, pengharapan orang yang gak punya, ketika terkabul dunia ini jadi indah. tuhan mendengarnya. (punyailah hati yg mampu mendengar doa-doa orang yang gak punya)

mahatmanto